Korem-Polda Ikut Pantau

Anggota Badan Koordinasi Pengawasan Aliran dan Kepercayaan (Bakorpakem) ikut memantau paham dan kepercayaan di provinsi ini. Tak terkecuali Korem 043/Garuda Hitam dan Polda Lampung. Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 043/Gatam Mayor Inf. C.H. Prabowo menyatakan, berdasarkan pengamatannya, sebagian dari aliran yang diungkap Radar Lampung berawal dari tradisi di masyarakat.

’’Meski begitu, mereka tetap kami pantau. Monitoring dilakukan berkoordinasi dengan Kementerian Agama Lampung maupun Majelis Ulama Indonesia (MUI),” ujarnya kepada Radar Lampung kemarin.

Polda Lampung melakukan hal sama. Menurut Kepala Bidang Humas Polda AKBP Sulistyaningsih, pemantauan dilakukan sebagai tindakan preventif berkembangnya aliran yang dapat merusak tatanan di masyarakat.

Wakil Ketua Bakorpakem Agus Salim menambahkan, pemantauan dilakukan dengan ekstrahati-hati. Lantaran hal ini menyangkut sebuah kepercayaan. Salah penanganan akan timbul konflik sosial karena urusan paham adalah masalah keyakinan individu.

Mantan jaksa KPK tersebut menyatakan, pemantauan merupakan tindakan preventif. Mereka berupaya mengarahkan kepercayaan yang termasuk di dalamnya aliran kebatinan yang dianut masyarakat ke arah positif.

’’Seperti penyuluhan ke desa-desa, melakukan penerangan hukum, melakukan pendekatan keagamaan atau kepercayaan, dan kerja sama dengan instansi-instansi pemerintahan,” ungkapnya kemarin.

Namun sayang, ia enggan membeberkan hasil pemantauan yang telah dilakukan. Tetapi yang jelas, jika tidak diantisipasi, berbagai aliran yang berkembang di Lampung cenderung membahayakan.

Diketahui, sejak Senin (5/1) lalu, harian ini melaporkan perkembangan berbagai paham di masyarakat. Tercatat ada beberapa aliran. Yakni Majelis Tafsir Alquran (MTA) yang berkembang pada 2012 hingga 2014 dan Kelompok Amanat Keagungan Ilahi/AKI (2010-2013).

Berikutnya Agama Baha’i (2010-2012); Millah Ibrahim (2010); Yayasan Nurul Amal (2011); Pangestu (2011); Sapto Dharmo (2011 dan 2014); Gafatar (2014); Mutiara Ilmu (2014); serta Ahmadiyah (2011–sekarang). (why/p6/c1/ade)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s